Kenapa Saya Memilih Menjadi Network Engineer?
Kalau ada yang bertanya, “Kenapa lo memilih menjadi Network Engineer?”, sebenarnya jawabanku cukup sederhana.
Karena sejak SMK, aku merasa bahwa jaringan adalah sesuatu yang aku suka.
Awalnya aku sendiri juga nggak terlalu tahu kenapa bisa suka. Yang aku rasakan, setiap kali belajar tentang jaringan, ada rasa penasaran yang muncul. Apalagi ketika menemukan sebuah masalah dan harus mencari tahu apa penyebabnya.
Anehnya, justru bagian itulah yang paling aku nikmati.
Semuanya Berawal Dari SMK
Ketertarikanku terhadap networking mulai muncul sejak SMK.
Di sana aku mulai mengenal dunia jaringan komputer. Mulai dari hal-hal dasar seperti IP address, subnetting, perangkat jaringan, sampai bagaimana komputer bisa saling berkomunikasi.
Awalnya mungkin terlihat seperti materi biasa.
Tapi semakin lama belajar, aku mulai merasa bahwa networking itu seru.
Terutama ketika masuk ke bagian troubleshooting.
Ketika ada sesuatu yang tidak berjalan sesuai harapan, aku jadi penasaran.
“Ini kenapa nggak bisa ya?”
“Kira kira masalahnya ini di mana ya?”
“Konfigurasinya yang salah atau ada yang bermasalah di jaringan?”
Dari situ aku mulai mencoba mencari jawabannya satu per satu.
Muncul Kepuasan Saat Menemukan Masalah
Salah satu hal yang membuat aku semakin suka networking adalah ketika berhasil menemukan penyebab sebuah masalah.
Misalnya, ada perangkat yang tidak bisa terhubung. Awalnya mungkin kita nggak tahu apa yang salah.
Kemudian mulai melakukan pengecekan mulai dari physical sampe logical
Sampai akhirnya…
“Oh, ternyata masalahnya di sini.”
Dan ketika masalah tersebut berhasil diperbaiki, rasanya ada kepuasan tersendiri.
Mungkin kedengarannya sepele.
Tapi buat aku, justru momen seperti itu yang membuat aku semakin tertarik untuk belajar networking.
Ada semacam rasa puas setelah berhasil memecahkan masalah yang sebelumnya bikin bingung.
Bahkan bisa dibilang, ada efek ketagihannya.
Setelah berhasil menyelesaikan satu masalah, rasanya jadi ingin mencoba menyelesaikan masalah lainnya.
Aku Merasa: “Kayanya ini passion ku”
Semakin lama belajar networking, semakin muncul satu perasaan yang cukup sulit dijelaskan.
Aku merasa bahwa jaringan ini memang passion ku.
Bukan karena aku selalu bisa menjawab semua masalah.
Justru mungkin karena aku masih sering menemukan hal-hal yang belum aku pahami.
Tapi setiap kali menemukan sesuatu yang baru, aku selalu punya rasa penasaran untuk mempelajarinya.
Aku menikmati proses mencoba.
Aku menikmati troubleshooting.
Aku menikmati mencari tahu kenapa sesuatu tidak bekerja.
Dan yang paling penting, aku menikmati perasaan ketika akhirnya berhasil menemukan jawabannya.
Menurut aku, passion itu nggak selalu muncul dalam bentuk “Aku langsung tahu ini adalah bidangku.”
Kadang passion justru muncul dari sesuatu yang terus kita lakukan tanpa merasa terlalu terbebani.
Sesuatu yang membuat kita penasaran.
Sesuatu yang membuat kita ingin terus belajar.
Dan bagiku, hal itu aku temukan di networking.
Tetap Ada Pusingnya
Bukan berarti belajar networking selalu menyenangkan.
Ada juga saat-saat ketika troubleshooting terasa bikin pusing.
Sudah coba berbagai cara, tapi masalahnya belum ketemu.
Sudah yakin konfigurasinya benar, ternyata ada satu hal kecil yang terlewat.
Kadang satu masalah sederhana bisa menghabiskan waktu cukup lama.
Tapi justru dari situ aku belajar.
Aku belajar untuk lebih teliti.
Aku belajar untuk tidak asal menebak.
Aku belajar membaca informasi dan mencari akar masalah, bukan hanya memperbaiki gejalanya.
Inilah Jawabannya
Jadi, kalau sekarang aku ditanya lagi kenapa memilih menjadi Network Engineer, jawabannya bukan karena profesi ini terlihat keren.
Bukan juga hanya karena peluang kariernya.
Alasan utamanya jauh lebih sederhana.
Aku menikmatinya.
Sejak SMK, aku sudah merasa senang ketika belajar jaringan. Aku menikmati proses troubleshooting. Aku suka rasa penasaran ketika menemukan masalah. Dan Aku suka kepuasan yang muncul ketika akhirnya berhasil menemukan penyebabnya.
Dari situ aku mulai sadar bahwa mungkin aku memang menemukan sesuatu yang aku suka.
Sesuatu yang membuat aku ingin terus belajar.
Sesuatu yang membuat aku penasaran.
Dan sesuatu yang membuat aku merasa, “Kayaknya ini passion gua.”
Aku tahu perjalanan untuk menjadi Network Engineer yang benar-benar kompeten masih panjang.
Masih banyak hal yang harus dipelajari. Masih banyak teknologi yang belum aku pahami. Masih akan ada banyak masalah yang mungkin membuat aku pusing.
Tapi justru itu yang membuat aku excited.
Karena selama aku masih punya rasa penasaran dan masih menikmati prosesnya, aku rasa aku berada di jalan yang tepat.
Aku memilih networking bukan karena aku sudah tahu semuanya.
Aku memilihnya karena aku ingin terus mencari tahu.